Month: October 2019

post image

Berita Bola,  Penalti Ronaldo Pastikan Kemenangan Juve atas Genoa

Juventus berhasil memetik hasil positif ketika melakoni giornata ke-10 Liga Italia musim 2019-2020. Menghadapi Genoa, Bianconeri –julukan Juve– berhasil menyudahi pertandingan dengan kemenangan 2-1 atas lawannya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Allianz Stadium, pada Kamis (31/10/2019) dini hari WIB, Juve yang berstatus tuan rumah memang langsung tampil menekan sejak menit awal. Beberapa kali Juve mendapatkan peluang emas untuk bisa membuka keunggulannya atas Genoa.

Akan tetapi menurut Panduan Bermain Judi sejumlah peluang emas yang didapat Juve melalui aksi-aksi dari Cristiano Ronaldo, Juan Cuadrado, serta Paulo Dybala, masih berhasil dimentahkan oleh barisan pertahanan Genoa. Sementara tim tamu juga beberapa kali menebar ancaman ke gawang Juve, walaupun belum ada yang berhasil.

Juventus vs Genoa

Gol yang dinanti-nantikan publik tuan rumah baru tercipta ketika laga berjalan 36 menit. Adalah Leonardo Bonucci yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor, usai sundulannya yang memaksimalkan sepak pojok Rodrigo Bentancur. Juve 1-0 Genoa.

Baca Juga :

Giggs Sampaikan Dukungan untuk Solksjaer

Akan tetapi keunggulan Juve tersebut tak bertahan lama. Sebab lima menit jelang turun minum, Genoa berhasil menyamakan melalui aksi dari Christian Kouame. Penyerang asal Pantai Gading itu berhasil meneruskan umpan dari Kevin Agudelo dengan sepakannya yang gagal diamankan oleh Gianluigi Buffon.

Pada babak kedua, Juve langsung mengambil inisiatif serangan. Sejumlah peluang emas pun berhasil didapatkan anak-anak asuhan Maurizio Sarri tersebut untuk bisa kembali unggul atas Genoa. Namun rapatnya pertahanan Genoa membuat beberapa usaha yang dilakukan Juve menemui kebuntuan.

Juve sendiri mendapatkan keuntungan setelah salah satu pemain Genoa, yaitu Francesco Cassata mendapatkan kartu merah di menit ke-51. Unggul jumlah pemain membuat Juve kian gencar menekan pertahanan Genoa.

Akan tetapi gol kemenangan Juve baru bisa mereka dapatkan di pengujung pertandingan melalui sepakan penalti Ronaldo. Hadiah penalti tersebut didapat Juve setelah Ronaldo dilanggar oleh salah satu pemain bertahan Genoa di kotak terlarang. Ronaldo yang maju sebagai algojo berhasil melakukan tugasnya dengan baik.

Hingga peluit panjang ditiupkan wasit bertanda usainya laga, skor 2-1 untuk kemenangan Juve atas Genoa tetap bertahan. Kemenangan ini pun mengantarkan Juve kembali ke pucuk klasemen sementara Liga Italia 2019-2020 dengan raihan 26 poin atau unggul satu poin dari Inter Milan di urutan kedua – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Giggs Sampaikan Dukungan untuk Solksjaer

Legenda Manchester United, Ryan Giggs, berbicara mengenai situasi sulit yang tengah dialami Setan Merah saat ini. Sebagaimana diketahui, Man United memiliki awal musim yang tidak begitu bagus sehingga membuat mereka berjuang di papan tengah klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020.

Ole Gunnar Solskjaer menjadi salah satu sosok yang paling disalahkan atas penampilan kurang konsisten yang ditunjukkan Jesse Lingard dan kolega saat ini. Kurang sependapat dengan hal tersebut, Giggs justru mengatakan kalau Solskjaer hanya butuh waktu lebih lama untuk membuat kondisi dalam tim semakin membaik.

”Mereka (Manchester United) menjalani awal yang sulit. Saya mengenal Ole (Solskjaer) dengan sangat baik, entah itu sebagai seorang pemain maupun sebagai seorang pria. Saya tahu bahwa dia butuh waktu saat ini,” ujar Giggs, melansir dari Panduan Bermain Judi.

Baca Juga :

Arsenal Diimbangi Palace, Guendouzi Sesalkan Keputusan Wasit

Giggs sendiri percaya kalau Solskjaer masih mampu membawa Man United untuk kembali bangkit musim ini. Hanya saja ia menilai kalau pelatih asal Norwegia itu membutuhkan waktu untuk mewujudkan hal tersebut.

“Hal ini dikarenakan manajer-manajer sebelumnya memiliki filosofi yang berbeda dan juga mendatangkan pemain yang berbeda pula. Ole saat ini tengah mencoba untuk membangun ulang skuatnya. Ole adalah orang yang selalu menatap ke depan, namun di sisi lain ia diwajibkan memenangkan pertandingan. Jadi ia menjalankan tugas yang sulit,” tambahnya.

Solskjaer dan Daniel James

“Ketika anda berada di Liga Inggris saat ini, anda harus bersaing dengan Jurgen Klopp dan Pep Guardiola, dua manajer yang sudah teruji. Saya tidak peduli siapa yang menjadi manajer United, namun saya tahu siapapun yang menjadi manajer United mendapatkan tugas yang sulit,” tandanya – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Arsenal Diimbangi Palace, Guendouzi Sesalkan Keputusan Wasit

Arsenal hanya bermain imbang 2-2 saat menjamu Crystal Palace di pekan ke-10 Liga Inggris 2019-2020, Minggu 27 Oktiber 2019 malam WIBR. The Gunners yang gagal mempertahankan keunggulan dipaksa bermain imbang setelah tim lawan berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua.

Penggawa Arsenal, Matteo Guendouzi, mengakui kalau timnya memang kesulitan menghadapi Palace di laga tersebut. Selain itu, ia juga menilai kalau Arsenal sedikit kurang beruntung sehingga gagal mengamankan poin penuh di laga kandang mereka kali ini.

Arsenal vs Crystal Palace

“Kami tahu betul bahwa mereka (Crystal Palace) adalah tim yang sangat bagus. Mereka memiliki pemain yang sangat bagus dan mereka bermain dengan baik untuk mencetak gol,” ujar Guendouzi me,melansir dari Panduan Bermain Judi.

Baca Juga :

Penalti Mohamed Salah Menangkan Liverpool atas Tottenham

“Zaha juga mengambil penalti dengan baik. Sehingga semuanya tergantung pada diri kami sendiri untuk bekerja lebih keras untuk mempertahankan keunggulan kami,” lanjutnya

Pada kesempatan yang sama, Guendouzi juga menyayangkan keputusan wasit untuk menganulir gol Arsenal di babak kedua. Sebagaimana diketahui, Arsenal sejatinya memiliki peluang untuk mengamankan poin penuh di laga tersebut.

Akan tetapi, hal itu gagal terjadi lantaran gol yang dicetak Sokratis Papastathopoulos tidak dianggap sah setelah wasit melihat tayangan VAR. Bola yang sudah masuk ke gawang tidak menjadi gol karena sebelumnya Calum Chambers dianggap melakukan pelanggaran. Situasi tersebut pun membuat Arsenal mengakhiri laga dengan skor akhir 2-2.

“Saya tidak yakin dengan apa yang terjadi sehingga gol kami tidak disahkan. Situasinya mirip seperti hari Senin malam saat menghadapi Sheffield (United),” tambah Guendouzi.

“Pada saat itu wasit tidak memeriksa VAR saat Sokratis dan Saka membuat peluang. Kali ini wasit memeriksa VAR dan keputusan itu merugikan kami. Saya sendiri belum melihat cuplikannya lagi, namun kami kehilangan dua poin hari ini,” tandasnya – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Penalti Mohamed Salah Menangkan Liverpool atas Tottenham

Liverpool menang dengan skor tipis 2-1 kala menjamu Tottenham Hotspur dalam matchday ke-10 Liga Inggris 2019-2020. The Reds sebenarnya tertinggal 0-1 di babak pertama usai Tottenham mencetak gol cepat melalui Harry Kane. Akan tetapi, pada babak kedua Mohamed Salah dan kolega berhasil bangkit.

Jalannya Pertandingan:

Babak Pertama:

Tottenham langsung tampil menggebrak dan mencetak gol saat laga belum genap satu menit. Adalah Harry Kane yang membuat The Lilywhites unggul. Kane melepaskan sundulan dari dalam kotak penalti usai menerima rezeki bola pantul dari mistar gawang. Alisson tak bisa berbuat banyak dan Tottenham pun unggul 1-0.

Liverpool vs Tottenham

Tertinggal satu gol langsung membuat Liverpool tampil beringas. Skuad asuhan Jurgen Klopp itu tanpa ampun menggempur pertahanan Tottenham. Pada menit ke-11 Roberto Firmino melayangkan tembakan dari luar kotak penalti. Akan tetapi, si kulit bundar masih bisa diblok.

Penyelamatan gemilang kemudian dilakukan oleh Paulo Gazzaniga di menit ke-27 saat membendung serangan bertubi-tubi Liverpool. Berawal dari Mohamed Salah yang melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang, bola bisa dimentahkan oleh Gazzaniga. Tak berhenti sampai di situ, bola liar langsung disambar Firmino, namun Gazzaniga kembali dapat menepisnya.

Tak lama berselang menurut Panduan Bermain Judi, Gazzaniga kembali melakukan penyelamatan brilian. Kali ini ia menepis bola sundulan Virgil van Dijk dari jarak yang sangat dekat. Begitu pun dengan sepakan jarak jauh Trent Alexander-Arnold yang masih bisa dibendungnya. Pujian patut diberikan untuk kiper Argentina itu.

Baca Juga :

Handsball De Ligt Buyarkan Tiga Poin Juventus, Sarri: Dia Tidak Sengaja!

Di pengujung babak pertama, Liverpool kembali menekan pertahanan tamunya. Alexander-Arnold lagi-lagi mencoba peruntungannya melepaskan tembakan jarak jauh. Meski begitu, hasil yang didapat tetap sama lantaran bola kini dapat diblok. Babak pertama akhirnya usai dengan skor 1-0 untuk keunggulan Tottenham.

Babak Kedua:

Memasuki babak kedua, Liverpool langsung mengambil inisiatif serangan. Firmino hampir saja membuat keadaan seimbang kala ia mendapat umpan silang dari sisi kiri. Sayangnya, bola sundulan Firmino dari dalam kotak penalti masih bisa dihadang Gazzaniga.

Liverpool baru bisa menyamakan skor di menit ke-52. Memanfaatkan bola yang memantul dari badan bek Tottenham, Jordan Henderson langsung menyambut si kulit bundar dengan sepakan keras kaki kiri. Kali ini bola meluncur mulus tanpa bisa dibendung dan membuat skor berubah 1-1.

Meski demikian, skor imbang tetap tidak memuaskan Liverpool. The Reds terus menampilkan permainan menekan hingga akhirnya di menit ke-75 membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Wasit menunjuk titik putih usai Sadio Mane dijatuhkan Serge Aurier di kotak terlarang. Salah pun dengan sempurna menjalankan tugasnya sebagai eksekutor.

Keadaan ini membuat Tottenham harus berjuang ekstra keras untuk bisa membawa pulang poin dari Anfield, Pada pengujung pertandingan Son Heung-Min mendapat kesempatan melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Hanya saja, bola masih bisa ditangkap Alisson Becker. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Liverpool atas Tottenham – Kamus Judi.

Susunan Pemain:

Liverpool: Alisson; Trent Alexander-Arnold, Dejan Lovren, Virgil van Dijk, Andy Robertson; Georginio Wijnaldum, Fabinho, Jordan Henderson; Sadio Mane, Roberto Firmino, Mohamed Salah.

Tottenham Hotspur: Paulo Gazzaniga; Serge Aurier, Toby Alderweireld, Davinson Sanchez, Danny Rose; Harry Winks, Moussa Sissoko; Son Heung-min, Christian Eriksen, Dele Alli; Harry Kane.

post image

Berita Bola,  Handsball De Ligt Buyarkan Tiga Poin Juventus, Sarri: Dia Tidak Sengaja!

Juventus gagal mengamankan tiga poin dari lawatan ke kandang Lecce, Stadio Comunale Via del Mare, Sabtu 26 Oktober 2019, malam WIB. Juventus sejatinya unggul lebih dulu berkat gol penalti yang dibuat Paulo Dybala pada menit 50 tetapi tidak berapa lama kemudian Matthijs de Ligt melakukan handsball dalam kotak terlarang sehingga buyarlah tiga poin mereka.

Insiden itu membuat Lecce mendapatkan tendangan penalti juga dan Marco Mancosu menuntaskan tugasnya dengan amat baik pada menit 56. Meski begitu, Pelatih Juventus, Maurizio Sarri tidak menyalahkan De Ligt atas kejadian tersebut karena menilai sang pemain tidak memiliki niat untuk menyentuh bola.

Matthijs de Ligt (Foto: Twitter/@juventusfcen)

Sarri dari bangku cadangan melihat bola mengenai tangan De Ligt setelah sebelumnya membentur tubuh lebih dulu. Meskipun tidak ada niat untuk menyentuh bola tetapi aturan baru Dewan Asosiasi Sepakbola International (International Football Association Board/IFAB) soal handsball membuat De Ligt bersalah.

Baca Juga :

Sarri Prediksi Juventus Akan Kesulitan Lawan Lecce

Sebab, aturan baru yang mulai berlaku pada musim 2019-2020 itu menyebutkan bahwa ketika bola menyentuh tangan maka akan dianggap pelanggaran meskipun tidak sengaja. Sarri menilai semua bek akan kesulitan dengan peraturan tersebut sehingga menganggap wajar handsball De Ligt.

“Melihat kejadian dari bangku cadangan, saya pikir itu tidak sengaja. Lengannya dekat dengan tubuhnya dan ada pantulan, tetapi dengan aturan baru, sulit bagi bek untuk menghindari bola,” ujar Sarri, seperti yang dikutip dari Panduan Bermain Judi.

Beruntung hasil imbang di kandang Lecce tidak membuat Juventus kehilangan singgasananya di puncak klasemen sementara. Inter Milan yang seharusnya bisa menggulingkan Juventus dari posisi pertama justru gagal memanfaatkan momen tersebut. Inter justru ditahan imbang 2-2 oleh Parma di Giuseppe Meazza pada hari yang sama. Hasil itu membuat Juventus tetap kukuh di posisi pertama dengan koleksi 23 poin unggul satu angka dari Inter yang ada di tempat kedua – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Sarri Prediksi Juventus Akan Kesulitan Lawan Lecce

Juventus akan melawan Lecce dalam laga lanjutan pekan kesembilan Liga Italia 2019-2020 di Stadio Comunale Via del Mare, Sabtu (26/10/2019), malam WIB. Juventus sebagai pemuncak klasemen sementara tentu lebih diunggulkan untuk meraup poin penuh tetapi sang Pelatih, Sarri ragu segalanya akan berjalan mudah.

Sarri mengakui Lecce sebagai tim kuat karena dalam kedaan apa pun sang calon lawan tetap memainkan permainannya sendiri. Belum lagi Lecce akan diuntungkan dengan status sebagai tim tuan rumah karena akan mendapatkan dukungan penuh dari fans setiannya.

Juventus (Foto: UEFA)

Eks juru taktik Chelsea itu juga mengkhawatirkan cuaca panas di Kota Lecce. Pasalnya, faktor cuaca juga bisa memengaruhi jalannya pertandingan seperti waktu Juventus ditahan imbang 0-0 oleh Fiorentina di Stadio Artemio Franchi.

Baca Juga :

Phil Jones Akui Man United Susah Payah Raih Tiga Poin di Markas Partizan

Pertandingan itu berjalan dalam cuaca yang cukup panas sehingga fisik pemain cepat menurun. Penurunan kondisi fisik para pemainnya membuat Juventus kesulitan untuk mengeluarkan permainan terbaik sehingga hanya mampu membawa pulang satu poin dari Kota Florence.

Hal yang sama bukan tidak mungkin terjadi saat Juventus berjumpa Lecce. Oleh sebab itu menurut Panduan Bermain Judi, Sarri amat serius mempersiapkan Juventus jelang laga kontra Lecce. Kehilangan poin akan amat merugikan Juventus karena itu membuka peluang bagi Inter Milan yang ada di posisi kedua untuk menyalip mereka.

“Lecce adalah tim proaktif, yang tidak berhenti memainkan sepakbola mereka bahkan ketika dalam kesulitan. Ini bukan permainan yang mudah, ada begitu banyak komponen berbahaya yang harus dihadapi dengan mental tepat. Temperatur suhu yang tinggi dapat memengaruhi tempo permainan, seperti yang terjadi di Florence. Akan tetapi, Anda harus siap menghadapi kondisi sulit,” ujar Sarri – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Phil Jones Akui Man United Susah Payah Raih Tiga Poin di Markas Partizan

Penggawa Manchester United, Phil Jones, memberikan komentar usai timnya meraih kemenangan atas wakil Serbia, Partizan Belgrade, di fase grup Liga Eropa 2019-2020, Jumat (25/10/2019) dini hari WIB. Meski berhasil meraih poin penuh, Phil Jones mengakui kalau Man United mendapatkan perlawanan cukup sulit dari tim tuan rumah di laga tersebut.

Setan Merah –julukan Man United – meraih kemenangan 1-0 lewat gol Anthony Martial di babak pertama. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer memang tidak mudah untuk meraih poin penuh di markas Partizan. Meski berhasil unggul dalam penguasaan bola, lini belakang Man United dibuat cukup kerepotan oleh para pemain depan Partizan.

Partizan Belgrade vs Man United

Hal itu terbukti dari jumlah tembakan yang berhasil diciptakan tim tuan rumah ke gawang Man United. Berdasarkan statistik usai laga, Partizan melepaskan sebanyak 15 kali tembakan. Jumlah ini cukup kontras dengan Man United yang hanya berhasil menciptakan lima kali tembakan.

Baca Juga :

Hasil Pertandingan Liga Champions 2019-2020, Kamis 24 Oktober

“Kami mendapat perlawanan cukup sulit dari tim tuan rumah. Kemenangan ini tidak mudah. Melihat hasil ini, saya harap semua bisa tampil lebih solid di laga kami berikutnya. Kami akan terus berusaha kembali ke performa terbaik dengan cara yang benar” ujar Phil Jones, melansir dari Panduan Bermain Judi.

Sementara itu berbicara mengenai kekuatan di laga tadi, Jones mengakui kalau Partizan tampil begitu baik di laga kandang mereka. Dukungan penuh dari para fans yang memadati stadion menjadi energi tersendiri bagi tim tuan rumah untuk bermain sebaik mungkin demi hasil positif.

“Mereka bermain dengan sangat baik. Dukungan dari para penonton yang hadir juga memberikan tekanan tersendiri untuk kami. Saya rasa mereka harus bangga dengan apa yang telah mereka perlihatkan pada pertandingan kali ini,” turup Jones – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Hasil Pertandingan Liga Champions 2019-2020, Kamis 24 Oktober

MATCHDAY ketiga Liga Champions 2019-2020 yang dihelat pada Kamis (24/10/2019) dini hari WIB menghasilkan sejumlah pertandingan seru dan menegangkan. Dari delapan pertandingan, hanya dua tuan rumah saja yang sukses memanfaatkan keunggulan untuk mengambil poin penuh.

Laga antara Ajax Amsterdam vs Chelsea dan RB Leipzig vs Zenit St Petersburg mengawali matchday ketiga. Si Biru berhasil membawa pulang angka penuh dari Amsterdam berkat gol tunggal Michy Batshuayi (86’), sedangkan Leipzig sukses menang tipis 2-1 atas tamunya.

Chelsea sukses menang 1-0 di markas Ajax Amsterdam (Foto: UEFA)

Juara bertahan Liga Champions, Liverpool, tampil gemilang kala bertandang ke markas RC Genk. Mohamed Salah dan kawan-kawan membawa pulang kemenangan 4-1. Sementara saingan mereka di Grup E, Napoli, juga membawa oleh-oleh tiga poin dari markas RB Salzburg dengan skor 3-2.

Baca Juga :

Guardiola dan Mentalitas Pemain City di Liga Champions

Grup F yang dihuni tiga bekas juara Liga Champions menghasilkan dua partai yang menegangkan. Inter Milan mampu memenuhi misi meraih poin penuh dengan kemenangan 2-0 atas Borussia Dortmund. Sedangkan Barcelona, harus bekerja keras untuk menang 2-1 atas tuan rumah Slavia Praha.

Dua partai tersisa menurut Panduan Bermain Judi, yakni Benfica vs Lyon di Grup G dan Lille vs Valencia di Grup H, mengukir hasil berbeda. Benfica berhasil menang 2-1 atas tamunya di Stadion Da Luz, sedangkan Lille secara dramatis menahan Valencia 1-1 di Prancis berkat gol Jonathan Ikone di penghujung babak kedua.

Tim-tim papan atas berhasil menguasai puncak klasemen masing-masing grup. Hanya Grup G saja yang menunjukkan persaingan keras antara para penghuninya. RB Leipzig duduk di puncak dengan enam poin, sementara Zenit dan Lyon masing-masing mengemas empat angka. Benfica yang berada di posisi juru kunci, masih punya peluang lolos ke babak berikut karena sudah mengukir tiga angka – Kamus Judi.

Berikut hasil lengkap Liga Champions 2019-2020, Kamis 24 Oktober

Hasil Liga Champions 2019-2020 Kamis 24 Oktober

post image

Berita Bola, Guardiola dan Mentalitas Pemain City di Liga Champions

Pep Guardiola menantang para pemain Manchester City untuk membuktikan bahwa pandangannya selama ini salah dan ia ingin menunjukkan kepada semua pihak bahwa anak asuhnya secara mental cukup kuat untuk memenangkan Liga Champions musim ini. Hal ini disampaikannya jelang pertandinga kualifikasi penyisihan grup Liga Champions melawan Atalanta di Etihad Stadium, Rabu (23/10/2019) dini hari WIB.

Mengalahkan Atalanta menjadi harga yang tak bisa ditawar buat City. Sebab, Sergio Aguero dkk berpeluang untuk mengunci tempat di babak sistem gugur. City merupakan favorit untuk memuncaki grup dan kesengsaraan pertahanan mereka tampaknya mereda dengan kehadiran Kyle Walker, Nicolas Otamendi, dan John Stones.

Hadirnya Walker, Otamendi, dan Stones, Guardiola tampaknya bisa sedikit tenang. Sebab, selama ketiga pemain itu absen lini pertahanan City seperti rapuh. City telah kebobolan terlalu banyak dengan 15 kebobolan dalam enam pertandingan dan percaya mereka harus lebih baik dalam bertahan dan lebih klinis dengan peluang yang mereka dapatkan.

“Terkadang kualifikasi tergantung pada penyelamatan dari Ederson. Margin kecil adalah perbedaannya. Kami sedang mengerjakannya. Saya benar-benar percaya situasi ini tentang mentalitas. Kami cukup baik, kami cukup kuat. Kami percaya itu,” kata Guardiola dikutip dari Panduan Bermain Judi.

Baca Juga :

Meski Sempat Unggul 2 Kali, Milan Harus Puas Diimbangi Lecce

“Saat Anda memainkan pertandiangan ini, Anda yakin bahwa kami akan bertahan dengan baik. Saat kami bermain dengan baik, kami tidak terlalu banyak bertahan. Kita harus berpikir, untuk mengetahui kapan segala sesuatu berbahaya. Kita tidak hanya berusaha meningkatkan segi pertahanan saja, ketajaman penyerang juga menjadi perhatian. Di situlah kita harus meningkatkan,” beber Guardiola.

Lebih jauh, Guardiola yang sudah berpengalaman bermain di kompetisi Eropa menekankan di Eropa setiap klub tidak akan memberi lawan 20 peluang. Para pemain tahu ini. Dia mengklaim sering berbicara mengenai hal itu bahwa setelah menciptakan peluang pemain harus solid.

“Bersikap klinis dengan mentalitas yang baik untuk mencetak gol. Saya memiliki banyak kepercayaan pada mereka. Terkadang itu terjadi. Chelsea musim lalu, enam kali kami tiba dan mencetak enam gol. Beberapa minggu yang lalu melawan Watford, itu lima kali dan lima gol. Itu memang terjadi,” pungkas Guardiola – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Meski Sempat Unggul 2 Kali, Milan Harus Puas Diimbangi Lecce

AC Milan harus kembali meraih hasil kurang memuaskan ketika melakoni giornata ke-8 Liga Italia musim 2019-2020. Menghadapi Lecce, Rossoneri –julukan Milan– harus puas bermain 2-2 pada pertandingan tersebut.

Dalam pertandingan yang dihelat di Stadio San Siro, Panduan Bermain Judi, Milan sebenarnya tampil menjanjikan. Bahkan Milan berhasil membuka keunggulan mereka atas Lecce di menit ke-20 melalui gol yang dicetak oleh Hakan Calhanoglu.

AC Milan vs Lecce

Unggul satu gol, tidak membuat Milan menggendurkan tekanan mereka ke pertahanan tim tamu. Akan tetapi hingga babak pertama pertandingan ini berakhir, Milan gagal menambah keunggulan mereka atas Lecce.

Pada babak kedua, Milan justru tampil kurang begitu mengesankan. Situasi tersebut pun berhasil dimanfaatkan Lecce untuk bisa menyamakan kedudukan, tepatnya pada menit ke-62. Adalah Khouma Babacar yang berhasil membawa Lecce menyamakan kedudukan dari Milan.

Baca Juga :

Real Madrid Terkapar di Kandang Tim Promosi

Milan yang menargetkan kemenangan di laga ini pun kembali meningkatkan intensitas serangan mereka. Milan pun akhirnya berhasil kembali unggul atas Lecce ketika laga menyisahkan 9 menit lagi melalui gol yang dicetak oleh Krzysztof Piatek.

Akan tetapi kemenangan Milan yang sudah berada di depan mata harus terbuyarkan oleh Marco Calderoni di pengujung pertandingan. Calderoni berhasil membobol gawang Milan usai meneruskan umpan dari Jacopo Petriccione.

AC Milan vs Lecce

Hingga peluit panjang ditiupkan wasit bertanda usainya pertandingan, tidak ada gol yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Kubu tuan rumah, Milan, pun harus puas bermain imbang 2-2 dengan tamunya, Lecce, di pertandingan ini.

Hasil tersebut pun menjadi hasil yang tidak diharapkan oleh para pendukung Milan. Terlebih laga melawan Lecce merupakan debut bagi Stefano Pioli yang ditunjuk sebagai pelatih Milan menggantikan peran Marco Giampaolo – Kamus Judi.

1 2 3