Month: June 2019

post image

Berita Bola,  Selangkah Lagi Gabung Madrid, Van de Beek Dapat Wejangan dari Drenthe

Royston Drenthe memberikan sedikit nasihatnya kepada Donny van de Beek yang kabarnya tinggal selangkah lagi gabung mantan klubnya, yakni Real Madrid. Drenthe meminta agar Van de Beek untuk bisa berjuang sendiri untuk menentukan nasibnya di Madrid.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari terakhir rumor soal Madrid bakal merekrut Van de Beek memang ramai jadi perbicangan. Terlebih, setelah Madrid kabarnya setuju memenuhi permintaan Ajax Amsterdam soal nilai transfer Van de Beek yang mencapai 60 juta euro atau sekira Rp964 miliar.

Donny van de Beek

Ketertarikan Madrid terhadap sosok Van de Beek memang sejatinya sangat masuk akal. Terlebih performa Van de Beek bersama Ajax di sepanjang musim 2018-2019 memang sangat menawan. Ia juga jadi kunci di balik keberhasilan Ajax menembus semifinal Liga Champions pada musim lalu.

Madrid berharap bisa mendatangkan Van de Beek untuk menggantikan peran Luka Modric yang mulai termakan usia. Rumor transfer Van de Beek menuju Madrid pun menarik perhatian sejumlah pengamat, salah satunya adalah Drenthe.

[ Baca Juga : Layak Bela Madrid, namun Jovic Butuh Kerja Keras untuk Bersinar ]

Drenthe yang pernah lima musim berseragam Madrid pun coba memberikan nasihatnya kepada Van de Beek. Drenthe meminta agar Van de Beek mempersiapkan mentalnya, karena hidupnya bakal berubah drastis kala memilih melanjutkan karier bersama Madrid,

“Ini akan berdampak bagi dia seandainya dia pergi ke klub besar seperti Real Madrid. Ketika saya datang ke sana, sungguh benar-benar sibuk, dengan tiga sampai empat ribu orang berada di bandara. Seperempat stadion penuh saat presentasi, kalau Cristiano Ronaldo stadion sampai penuh,” ucap Drenthe, seperti disadur dari Panduan Bermain Judi.

Donny van de Beek

“Saat itu, pemain-pemain seperti (Ruud) van Nistelrooy, Guti dan (Michael) Salgado memperlakukan saya dengan baik dan ada pula beberapa pemain muda seperti (Gonzalo) Higuain yang akan membantu,” sambungnya.

“Akan tetapi, dia (van de Beek) masih harus melakukannya sendirian, meski pun tentu akan para pemain di klub ini yang akan membantunya. Yang jelas, kehidupannya akan sangat berubah ketika ia mengatakan ‘ya’ kepada mereka nanti,” tuntas pria berusia 32 tahun tersebut – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Layak Bela Madrid, namun Jovic Butuh Kerja Keras untuk Bersinar

Pesepakbola legenda asal Serbia, Dejan Petkovic, menilai Luka Jovic layak membela Real Madrid. Namun menurut Panduan Bermain Judi, Jovic butuh usaha keras untuk sukses bersama Madrid, mengingat tekanan besar bakal menimpa penyerang berusia 21 tahun tersebut.

Setelah sukses bersama Eintracht Frankfurt, Jovic diboyong Madrid pada bursa tranfser musim panas 2019. Tidak tanggung-tanggung, manajemen Madrid mengeluarkan 60 juta euro (Rp963,9 miliar) untuk mendatangkan eks penyerang Benfica tersebut.

 

[ Baca Juga : Terlalu Mahal, Man United Mundur dari Perburuan Harry Maguire ]

Jovic bersama Florentino Perez

Meski bersinar bersama Frankfurt, tidak ada jaminan Jovic bakal moncer bersama Madrid. Beberapa penyerang pernah merasakan hal yang sama. Salah satunya adalah Klaas-Jan Huntelaar yang menggila bersama Ajax, namun tenggelam di Madrid.

“Saya harap Luka (Jovic) bisa sukses, namun ia takkan melewatinya dengan mudah. Ia sudah bersinar bersama Frankfurt dan saya harap ia cukup layak untuk mengenakan seragam putuh Madrid. Banyak pemain hebat yang pernah mengenakan seragam putih Madrid,” kata Petkovic – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Terlalu Mahal, Man United Mundur dari Perburuan Harry Maguire

Pada bursa transfer musim panas 2019, Manchester United kembali memperlihatkan ketertarikannya kepada bek Leicester City, yakni Harry Maguire. Keinginan Man United tersebut merupakan lanjutan dari upaya mereka pada musim panas lalu yang sempat gagal.

Ya, The Red Devils –julukan Man United– memang sempat gagal mendatangkan Maguire ke Old Trafford pada musim panas lalu. Namun, rasa penasaran itu tampaknya masih ada, karenanya pada musim panas 2019 ini Man United kembali mengincar pemain Tim Nasional (Timnas) Inggris tersebut.

Harry Maguire saat tampil bersama Leicester

Segala upaya telah dilakukan tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu untuk bisa mendapatkan tanda tangan Maguire. Akan tetapi, Leicester membentengi pemain bertahan pentingnya tersebut dengan harga yang fantastis.

[ Baca Juga : Benitez Pergi, Mourinho dan Ranieri Calon Pelatih Newcastle Selanjutnya ]

Seperti yang dilaporkan Panduan Bermain Judi, Leicester baru mau melepas Maguire bila ada klub yang berani membayar mereka dengan harga 90 juta pounds atau sekira Rp1,6 triliun. Tak hanya itu saja, tapi Leicester masih mau ditambahkan 10 juta lagi sebagai dana tambahan bila transfer tersebut benar-benar terjadi.

Kendati begitu, dana 90 juta ditambah 10 juta tampaknya sulit untuk dikeluarkan Man United. Man United enggan mengeluarkan dana yang begitu besar hanya untuk mendatangkan Maguire di musim panas 2019 ini.

Harry Maguire saat tampil bersama Leicester

Pasalnya dana yang sudah disiapkan Man United untuk mendapatkan Maguire hanya berkisar 60 juta pounds saja atau sekira Rp1 triliun. Apabila harga Maguire melebihi dari dana yang sudah mereka siapkan, maka Man United pun perlahan mulai mundur dari perebutan pemain tersebut – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Benitez Pergi, Mourinho dan Ranieri Calon Pelatih Newcastle Selanjutnya

Rafael Benitez akan meninggalkan Newcastle United per 30 Juni 2019. Kontrak pelatih asal Spanyol itu bersama Newcastle akan berakhir pada tanggal tersebut. Akan tetapi, manajemen Newcastle diyakini takkan menunjuk pelatih pengganti dalam waktu dekat.

Sebab, manajemen Newcastle akan mengalami perubahan. Pemilik Newcastle saat ini, Mike Ashley, akan menjual seluruh sahamnya kepada pengusaha sekaligus anggota kerajaan Uni Emirat Arab (UEA), Khalid bin Zayed Al Nahyan, seharga 350 juta pounds (Rp6,28 triliun).

Mike Ashley ingin jual Newcastle

Diyakini, penunjukan pelatih bakal dilakukan setelah manajemen lama telah diganti. Meski begitu, sudah muncul calon pelatih Newcastle pengganti Benitez. Seperti diberitakan Panduan Bermain Judi. Jose Mourinho dan Claudio Ranieri dijadikan buruan The Magpies –julukan Newcastle.

[ Baca Juga : Lampard Resmi Jadi Pelatih Chelsea dalam 2 Hari ke Depan ]

Peluang Newcastle mendapatkan antara Mourinho dan Ranieri cukup terbuka. Sebab, baik Mourinho dan Ranieri sama-sama tidak memiliki klub saat ini. Meski begitu, peluang Mourinho untuk dipilih sebagai pelatih Newcastle lebih besar ketimbang Ranieri.

Sebab, secara prestasi dan nama besar, Mourinho jauh di atas Ranieri. Terlebih, Mourinho memiliki pengalaman menangani tim yang mengalami perubahan manajemen. Ketika membesut Chelsea pada 2004, Chelsea baru satu tahun diambil alih taipan asal Rusia, Roman Abramovich.

 Jose Mourinho pada 2004

Namun, Mourinho langsung mengantarkan Chelsea menjuarai Liga Inggris dan Piala Liga Inggris, serta menembus semifinal Liga Champions. Karena itu, menarik menanti siapa yang akhirnya nanti dipilih manajemen Newcastle – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Lampard Resmi Jadi Pelatih Chelsea dalam 2 Hari ke Depan

Siapa pelatih Chelsea musim depan bakal segera terjawab. Seperti diberitakan Panduan Bermain Judi, Senin (24/6/2019), Chelsea akan mengumumkan Frank Lampard sebagai pelatih mereka pada Rabu 26 Juni 2019.

Saat ini, Lampard masih terikat kontrak bersama Derby County hingga 30 Juni 2021. Karena itu, manajemen Chelsea harus membayar kompensasi pelepasan Lampard kepada Derby sebesar 3,5 juta euro atau setara Rp56,3 miliar.

Lampard saat beradu taktik dengan Mourinho

Tidak hanya Lampard, sosok yang dibawa Chelsea dari Derby. Manajemen The Blues –julukan Chelsea– juga akan mendaratkan Jody Morris yang saat ini berstatus sebagai asisten Lampard.

[ Baca Juga : Penyerang Lyon Ini Tolak Gabung Man United ]

Hadirnya Lampard jelas menimbulkan pro dan kontra. Bagi yang mendukung, Lampard dinilai sebagai pilihan tepat karena paham betul dengan kultur klub. Sebab, dalam kurun 2001-2014, Lampard sempat berstatus sebagai pemain Chelsea.

Kemudian, pihak yang kontra tak senang karena Lampard belum memiliki pengalaman panjang sebagai pelatih. Pria 40 tahun itu baru memulai melatih klub profesional pada musim 2018-2019.

Lampard saat pimpin latihan Derby County

Namun, hasil yang diraih Lampard tidak buruk-buruk amat. Ia sanggup meloloskan Derby ke final playoff Divisi Championship 2018-2019, meski akhirnya kalah 1-2 dari Aston Villa dan gagal promosi ke Liga Inggris 2019-2020 – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Penyerang Lyon Ini Tolak Gabung Man United

Penyerang andalan Olympique Lyon, Moussa Dembele, memberikan komentar soal rumor ketertarikan Manchester United terhadapnya. Dembele menegaskan belum tertarik untuk meninggalkan Lyon demi gabung Man United pada jendela transfer musim panas 2019.

Sebagaimana diketahui, Man United memang tengah disibukkan mencari sosok penyerang anyar untuk rekrut ke skuadnya. Terlebih setelah rumor Romelu Lukaku bakal hengkang dari Old Trafford semakin kencang beredar.

Manchester United

Terdapat beberapa nama yang dikait-kaitkan dengan Man United, teranyar adalah Dembele. Ya, masuknya nama Dembele sebagai calon penyerang Man United memang tak terlalu mengejutkan. Sebab performa Dembele bersama Lyon di musim 2018-2019 memang menjanjikan.

[ Baca Juga : Hinaan Bek Inter kepada Juventus yang Tak Kunjung Juara Liga Champions ]

Penyerang berusia 22 tahun tersebut berhasil menyumbangkan 23 gol serta enam asis dari 52 penampilannya bersama Lyon sepanjang musim lalu. Padahal menurut Panduan Bermain Judi, Dembele sendiri baru bergabung dengan Lyon pada musim panas tahun lalu.

Performa luar biasa Dembele tersebut membuat manajemen Man United kepincut. Bahkan mereka telah menyiapkan penawaran sebesar 52 juta euro atau sekira Rp838 miliar agar Lyon mau melepasnya pada bursa transfer musim panas 2019.

Moussa Dembele kala tampil bersama Lyon melawan Barcelona di Liga Champions musim ini

Akan tetapi ketertarikan Man United untuk bisa meminang Dembele nampaknya takkan berjalan mudah. Terlebih sang pemain bersangkutan mengaku bahwa dirinya masih merasa nyaman dengan kariernya di Lyon sejauh ini.

“Saya tidak memikirkan itu (rumor hengkang ke Man United). Saya masih memiliki empat tahun dalam kontrak saya di sini. Untuk itu saya akan tetap berada di Lyon musim depan,” tegas Dembele – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Hinaan Bek Inter kepada Juventus yang Tak Kunjung Juara Liga Champions

Bek Inter Milan, Milan Skriniar, saat ini sedang menjalani liburan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Meski tengah lepas dari ingar–bingar kesibukan olah bola, Skriniar masih saja membuat video yang memiliki hubungan dengan si kulit bulat.

Bersama dua orang rekannya, pemain asal Slovakia itu membuat video hinaan kepada Juventus. Eks bek Sampdoria itu mengeluarkan nyanyian yang berisikan Juventus takkan pernah lagi menjuarai Liga Champions.

Embedded video

Hinaan Skriniar kepada Juventus sangat beralasan. Bek berambut pirang itu dalam dua musim terakhir membela Inter yang notabene rival abadi Bianconeri –julukan Juventus. Karena itu, Skriniar pun paham betul bahan ejekan apa yang layak dilayangkan kepada Juventus.

[ Baca Juga : Madrid Siapkan Dana Rp2 Triliun untuk Bajak Incaran Atletico ]

Juventus memiliki sejarah yang kurang apik di final Liga Champions. Tercatat sepanjang sejarah berdirinya klub, La Vecchia Signora –julukan lain Juventus– sudah sembilan kali mentas di partai puncak kompetisi antarklub Eropa paling prestisius tersebut.

Namun menurut Panduan Bermain Judi, dari sembilan kesempatan itu, hanya dua di antaranya yang berujung dengan gelar juara. Bahkan dalam lima final terakhir (1996-1997, 1997-1998, 2002-2003, 2014-2015 dan 2016-2017), Juventus selalu kalah!

Ronaldo vs Juventus di final Liga Champions

Karena itu pada musim panas 2018, Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo, pemain yang berpengalaman meraih lima trofi si Kuping Besar. Namun, Ronaldo tidak memberikan hasil instan kepada Juventus, yang mana tim asuhan Massimiliano Allegri tersingkir di babak perempatfinal Liga Champions 2018-2019.

Menarik menanti kiprah Juventus di Liga Champions 2019-2020. Uniknya di saat membutuhkan trofi prestisius, Juventus justru menunjuk pelatih yang minim pengalaman tampil di Liga Champions, Maurizio Sarri – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Madrid Siapkan Dana Rp2 Triliun untuk Bajak Incaran Atletico

Pergerakan Real Madrid di bursa transfer musim panas 2019 tampaknya masih belum berakhir. Usai mendaratkan lima pemain baru, kini tim besutan Zinedine Zidane itu sudah siap kembali menggoda pemain lain agar mau bergabung dengan klub berjuluk Los Blancos tersebu.

Terbaru, Madrid dikabarkan Panduan Bermain Judi, Jumat (21/6/2019), tengah mengincar salah satu pemain incaran Atletico Madrid di bursa transfer musim panas kali 2019. Pemain yang ingin dibajak Madrid tersebut adalah bintang muda Benfica, Joao Felix. Bahkan, demi mewujudkan keinginan mereka untuk membeli Felix, Madrid sudah menyiapkan dana yang fantastis agar bisa mengalahkan Atletico dalam perebutan pemain tersebut.

Joao Felix menjadi pemain muda di Benfica

Seperti yang diketahui, Atletico sebelumnya dikabarkan siap membayar harga klausul lepas Felix yang mencapai 120 juta euro atau sekira Rp1,9 triliun agar bisa mendapatkan tanda tangan pemain berusia 19 tahun tersebut. Dengan mengeluarkan dana yang besar itu, Los Rojiblancos –julukan Atletico– pun langsung menjadi kandidat terkuat untuk membawa Felix ke Madrid.

[ Baca Juga : Bukan di Turin, Sarri Justru Temui Cristiano Ronaldo di Yunani ]

Akan tetapi, Madrid lagi-lagi muncul dengan membawa uang yang sangat besar. Tim kepunyaan Florentino Perez tersebut dikatakan siap mengeluarkan dana sebesar Rp2 triliun untuk membajak Felix dari Atletico. Dana itu jelas cukup fantastis untuk pemain yang belum berusia 20 tahun, apalagi harga itu melebih klausul lepas Felix.

Akan tetapi, penampilan Felix yang mampu tampil luar biasa bersama Benfica di musim perdananya naik ke tim senior memang cukup mengagumkan. Di usia 19 tahun, Felix berhasil dipercaya masuk ke dalam skuad utama Benfica. Bahkan, Felix pun sukses membuat Benfica menjuarai Liga Portugal 2018-2019 dan membawa Tim Nasional (Timnas) Portugal memenangkan UEFA Nations League 2018-2019.

Joao Felix menjadi pemain muda di Benfica

Semua pencapaian Felix itu membuktikan dirinya memang menjadi salah satu pemain muda yang bersinar saat ini. Karena itulah, dua Tim Raksasa Madrid tertarik untuk membelinya. Namun, untuk dari Madrid sendiri agar sulit untuk mengeluarkan dana Rp2 triliun tersebut. Pasalnya mereka sudah banyak keluar uang saat membeli lima pemain anyarnya di musim panas 2019, tepatnya sebesar 317 juta euro. Jadi, tentu Madrid bakal berpikir berulang-ulang untuk membeli Felix di musim panas kali ini – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Bukan di Turin, Sarri Justru Temui Cristiano Ronaldo di Yunani

Maurizio Sarri tak bisa bersantai setelah resmi diperkenalkan sebagai pelatih Juventus pada Kamis (20/6/2019) sore WIB. Selain harus mengukur baju yang akan dikenakannya selama melatih Juventus, juru taktik 60 tahun itu langsung berkunjung ke Yunani pada akhir pekan ini.

Kunjungan itu dilakukan Sarri bukan untuk berlibur, melainkan untuk menemui megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Sekadar informasi, sejak pekan lalu, Ronaldo bersama sang keluarga sedang berlibur di Costa Navarino Resort yang berada di Yunani.

Ronaldo memilih resort tersebut karena menawarkan fasilitas nomor satu. Selain itu, resort tersebut menghadap langsung ke arah pantai sehingga bakal memanjakan mata. Ini merupakan yang kedua bagi Ronaldo dan keluarga berlibur di sana.

Pertama kali menurut Panduan Bermain Judi, Ronaldo berlibur di sana pada musim panas 2018. Saat itu, presiden Juventus Andrea Agnelli menyusul Ronaldo ke Yunani dan pada akhirnya, pesepakbola 34 tahun itu resmi menjadi pemain anyar Bianconeri –julukan Juventus.

[ Baca Juga : Scaloni Optimis Peluang Timnas Argentina Masih Terbuka Lebar ]

Setelah Agnelli, tahun ini giliran Sarri yang ‘mengganggu’ liburan Ronaldo. Tentu ada alasan mengapa eks pelatih Chelsea itu mengunjungi Ronaldo. Disinyalir, Sarri bakal menceritakan proyek apa yang dikerjakannya bersama Juventus kepada Ronaldo.

Sarri akan temui Cristiano Ronaldo di Yunani

Dalam pertemuan itu, Sarri pun tidak kebal saran. Ia siap menerima saran dari Ronaldo. Hal itu ujung-ujungnya demi kebaikan bersama, yakni mencapai target yang dibebankan manajemen. Jelas, target utama Juventus musim depan adalah memenangi trofi Liga Champions, gelar yang terakhir kali mereka menangi pada 1995-1996 – Kamus Judi.

post image

Berita Bola,  Scaloni Optimis Peluang Timnas Argentina Masih Terbuka Lebar

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memberikan tanggapannya menyusul hasil buruk yang didapat timnya di fase grup Copa America 2019. Meski diperkuat sejumlah pemain bintangnya, La Albiceleste –julukan Argentina– masih belum mampu meladeni permainan Kolombia. Lionel Messi dan kolega dipaksa takluk 0-2 pada laga yang berlangsung di Stadion Fonte Nova, akhir pekan kemarin.

Kendati demikian, Scaloni sendiri enggan meratapi hasil start buruk anak-anak asuhannya tersebut. Ia bahkan mengatakan kalau kampanye Timnas Argentina di Copa America 2019 belum dimulai. Dengan kata lain, Scaloni optimis timnya bisa segera bangkit di laga selanjutnya saat menghadapi Paraguay.

Copa America 2019

[ Baca Juga : Dianggap Masih Penting, Man United Bakal Pertahankan Juan Mata ]

Scaloni juga memastikan kalau anak asuhnya berada dalam kepercayaan diri yang tinggi jelang laga kedua Grup B Copa America 2019 kontra Paraguay, Kamis 20 Juni pagi WIB. Kekalahan dari Kolombia di partai pertama tidak membuatnya risau karena peluang untuk lolos ke babak perempatfinal masih terbuka lebar.

“Copa bagi kami sepertinya belum dimulai. Saat ini kami berada di posisi bawah di Grup, tapi kami akan berusaha menghindari kekalahan berikitnya, sebagaimana mestinya. Kami ingin memulai dengan cara lain, tetapi para pemain jelas bahwa ada dua pertandingan untuk dimainkan (melawan Paraguay dan Qatar),” ujar Scaloni, melansir dari Panduan Bermain Judi, Rabu (19/6/2019).

Timnas Argentina

“Sebagian besar tim yang menang belum mendominasi seperti yang kami lakukan dalam 30 menit dengan Kolombia. Jika kami mencetak gol, situasi kami akan berbeda. Sayangnya, kami tidak mencetak gol dan membayarnya,” tandasnya – Kamus Judi.

1 2 3