Month: December 2017

post image

Berita Bola, Luciano Spalletti: Inter Milan Krisis Kepercayaan Diri

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, mengaku timnya kini tengah krisis kepercayaan diri setelah timya tampil out of perform di perempatfinal Coppa Italia. Nerazzurri pun harus tersingkir lebih awal setelah mengalami kekalahan tipis 0-1 dari AC Milan.

Inter harus menyerah dari Milan, setelah Patrick Cutrone berhasil menggetarkan gawang mereka pada menit 105. Gol itu pun menjadi momok bagi Inter yang menandakan Mauro Icardi menelan kekalahan tiga kali secara beruntun.

Kekalahan dua kali sebelumnya dialami Inter saat menjalani laga di Liga Italia 2017-2018. Dua kekalahan itu dialami Inter saat takluk dari Udinese (1-3) dan Sassuolo (0-1).  Terlebih hasil tersebut merupakan dua kekalahan Inter di musim ini setelah memilki capaian yang baik sejak awal.

Spalletti pun mengakui bahwa anak asuhnya telah hilang kepercayaan diri. Meski secara fisik dan kemampuan mereka tidak ada masalah, tetapi secara psikologis, para pemainnya itu mengalami masalah. Hal itu dirasakan sejak mereka mengalami kekalahan perdana melawan Udinese.

[ Baca Juga – Conte Akui Chelsea Kurang Beruntung di Liga Inggris Musim Ini ]

“Kami telah sedikit kehilangan kepercayaan diri, kami melakukan hal-hal yang kurang meyakinkan dalam kualitas kami. Bila peluang datang dan Anda tidak memakainya, itu sebuah fakta. Kemudian ketika Anda mengakui sesuatu, berarti Anda membiarkan sebuah gol,” ungkap Spalletti, mengutip dari Kamus Judi.

“Pada tingkat psikologis, kami harus berbelok, sadar bahwa kami harus berbuah lebih banyak. Pemain dilibatkan, maka saat Anda tidak bisa meyakinkan mereka dengan fakta saat ini, Anda harus menemukan cara untuk membuat mereka mengerti,” tambah pelatih berusia 58 tahun itu.

“Secara fisik mereka baik-baik saja, kualitasnya masih ada di sana, tapi jika Anda mengharapkan seseorang menyelesaikan masalah Anda, maka semuanya menjadi sulit. Kami harus menyelesaikan sesuatu dengan dirinya sendiri,” pungkas mantan pelatih AS Roma itu.

post image

Berita Bola, Conte Akui Chelsea Kurang Beruntung di Liga Inggris Musim Ini

Kiprah Chelsea dalam melakoni kampanye mereka di musim 2017-2018 memang tidak terlalu menjanjikan. Berstatus sebagai juara bertahan Liga Inggris, Chelsea justru kerap mendapatkan hasil kurang menjanjikan.

Bahkan hingga musim sudah melewati 20 pertandingan, Chelsea masih tertahan di peringkat ketiga. Klub berjuluk The Blues tersebut terpaut 13 poin dengan Manchester City yang hingga saat ini masih menempati posisi teratas di klasemen sementara Liga Inggris 2017-2018.

Mengetahui kondisi tersebut membuat manajer Chelsea, Antonio Conte, memberikan pendapatnya. Ia pun mengakui bahwa pada musim ini, Chelsea memang jauh dari keberuntungan jika dibandingkan pada Liga Inggris 2016-2017.

“Musim ini berbeda dengan musim lalu. Musim lalu kami kerap menang dan sedikit beruntung, seperti melawan West Brom di sini, Sunderland,” terang Conte, seperti dilaporkan oleh Kamus Judi.

[ Baca Juga – Dani Ceballos Jadi Rebutan Setelah Hengkang dari Madrid ]

“Musim ini kami bisa saja lebih beruntung, namun sayangya itu tak kami dapatkan. Kami sangat respek terhadap Manchester City, karena mereka melakukan hal yang luar biasa pada sepanjang Liga Inggris musim ini,” sambung manajer asal Italia tersebut.

Chelsea sendiri memulai paruh kedua musim ini dengan catatan yang menjanjikan. Mereka baru saja memetik kemenangan krusial ketika menghadapi Brighton & Hove Albion pada laga yang berlangsung di Stamford Bridge.

Chelsea mampu menyudahi pertandingan tersebut dengan kemenangan dua gol tanpa balas. Adalah gol-gol dari Alvaro Morata dan Marcos Alonso yang memastikan klub asal London Barat tersebut memetik tiga poin saat jumpa Brighton.

post image

Berita Bola, Dani Ceballos Jadi Rebutan Setelah Hengkang dari Madrid

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, tertarik untuk mendapatkan tanda tangan pemain muda Real Madrid, Dani Ceballos, jelang bursa transfer Januari 2018. Menurut laporan, The Reds –julukan Liverpool– akan berusaha merayu pemain berusia 21 tahun itu untuk meninggalkan Santiago Bernabeu dan mendarat di Anfield.

Pasalnya, sejak awal bergabung dengan raksasa Spanyol di musim 2017, mantan pemain Real Betis itu tak mampu tampil menjadi pemain reguler bersama Los Blancos –julukan Real Madrid. Pasalnya, sang pelatih Madrid, Zinedine Zidane, tak memberikan kepercayaan kepadanya.

Pemain yang menempati posisi gelandang ini bergabung dengan Madrid dari Betis pada Juli 2017. El Real –julukan Madrid– membayar mahar senilai 14,8 juta poundsterling atau sekira Rp268 miliar untuk dapat memboyongnya.

[ Baca Juga – Manchester City Tawar Gelandang Barcelona Rp901 Miliar ]

Dilansir Kamus Judi, Ceballos sebenarnya berharap kariernya dapat melesat tinggi bersama Madrid, namun keinginan itu tampaknya takkan terjadi melihat masa depannya yang justru suram. Sejauh musim ini, dia baru tampil enam kali bersama Real Madrid. Dua di antaranya menjadi starter XI di Liga Spanyol dengan kontribusi dua gol, dan selebihnya tampil empat kali sebagai pemain pengganti.

Dengan adanya kemungkinan transfer tersebut, Liverpool dikabarkan tengah mengawasi situasi gelandang Madrid itu. The Reds tak sendirian, mereka bakal menghadapi klub-klub lain untuk bersaing ketat mendapatkan tanda tangannya. Sebab, klub-klub papan atas lainnya juga menginginkan jasa anggota Tim Nasional (Timnas) Spanyol U-21 ini.

Klub yang juga meminati Ceballos di antaranya AS Roma, Inter Milan, Tottenham Horspur, Juventus, dan Arsenal. Tidak kaget melihat Ceballos menjadi rebutan klub-klub besar. Sebab, pesepakbola muda ini sangat berkompeten saat masih bersama Real Betis. Ia mempersembahkan tujuh gol dan sembilan assist dalam 105 laga. Penampilan impresif bahkan membuatnya meraih penghargaan pemain terbaik.

post image

Berita Bola, Manchester City Tawar Gelandang Barcelona Rp901 Miliar

Manchester City berencana mendatangkan gelandang Barcelona, Sergio Busquets, pada bursa transfer Januari 2018. Seperti diberitakan Kamus Judi, The Citizens –julukan Man City– akan mengeluarkan dana 56 juta euro atau sekira Rp901 miliar untuk mendapatkan gelandang berusia 29 tahun itu.

Sebenarnya, angka tersebut jauh di bawah klausul pelepasan Busquets yang masih terikat kontrak bersama Barcelona hingga 30 Juni 2021. Saat ini Busquets memiliki klausul pelepasan mencapai 200 juta euro atau sekira Rp3,2 triliun.

Namun, masih diberitakan Don Balon, Guardiola yakin Busquets bisa ditebus dengan Rp901 miliar. Apalagi, Busquets ditengarai merasa cukup untuk membela Barcelona. Sekadar diketahui, Barcelona dikenal sebagai klub yang tak mau menahan kepergian sang pemain ke tim lain.

Ambil contoh ketika Neymar Jr ingin hengkang, Barcelona pun mempersilakannya untuk pindah ke Paris Saint-Germain (PSG). Selain itu, satu faktor lain yang membuat Busquets berpotensi hengkang ke Man City ialah keberadaan Guardiola di kursi kepelatihan.

[ Baca Juga – Penampilan Simon Mignolet di Liverpool Dapat Kritikan dari Gary Neville ]

Guardiola adalah sosok yang memberikan debut bagi Busquets di utama Barcelona pada 2008-2009. Sejak saat itu, Busquets tumbuh menjadi gelandang andalan Barcelona dan Tim Nasional (Timnas) Spanyol. Semenjak membela Barcelona pada 2008, gelandang jangkung itu telah mempersembahkan 25 trofi bagi publik Estadio Camp Nou.

Nantinya jika berhasil didatangkan, Busquets akan membuat kombinasi apik bersama dua gelandang kelas dunia lain yang ada di Man City. Dalam pola 4-3-3 racikan Guardiola, Busquets akan berkolaborasi dengan Kevin De Bruyne dan David Silva.

Betapa berbahanya lini tengah Man City jika nama-nama tersebut dapat bermain bersama. Jika hal itu terealisasi, target Man City bukanlah sekadar menjuarai Liga Inggris, namun juga keluar sebagai kampiun Liga Champions, trofi yang belum pernah dimenangi sepanjang sejarah berdirinya klub.

post image

Berita Bola, Penampilan Simon Mignolet di Liverpool Dapat Kritikan dari Gary Neville

Kiper utama Liverpool, Simon Mignolet, mendapatkan kritikan dari mantan bek Manchester United, Gary Neville. Neville, menyebut bahwa peran Mignolet cukup buruk untuk bisa menjaga gawang The Reds –julukan Liverpool.

Neville yakin bahwa penampilan kiper Tim Nasional (Timnas) Belgia itu sulit untuk menjadi sosok yang tak tergantikan di bawah mistar gawnag Liverpool. Bahkan Neville menyebut bahwa Mignolet sebagai adalah salah satu faktor penghambat Liverpool untuk menjadi juara Liga Inggris.

Tak hanya itu, mantan kapten Setan Merah itu menyebut bahwa Livepool masih harus menambah amunisi di posisi bek untuk bisa mendapatkan gelar Liga Inggris. Menurutnya, jika manajer The Anfield Gank –julukan Liverpool, Jurgen Klopp, bisa mencari dua centre back dan mengganti Mignolet di posisi kiper utama, Liverpool siap untuk jadi penantang juara.

“Saya tidak perlu lagi berbicara tentang kiper Liverpool. Saya pikir dia (Mignolet) adalah kiper yang setengah layak tapi saya benar-benar percaya bahwa dalam beberapa tahun terakhir akan mungkin melihat dia jauh lebih baik,” ujar Neville, mengutip dari Kamus Judi.

[ Baca Juga – Chelsea dan Arsenal Tertarik Boyong Dani Ceballos ]

“Jika Liverpool memiliki dua bek tengah dan kiper yang bagus, dalam lim atahun terakhir nantinya, mereka akan memenangkan liga. Anda tidak bisa membuat kesalah terus menerus. Semua orang memang selalu membuat kesalahan tapi sudah berapa kali kami membercarak dia (Mignolet)?” tambah Neville.

Penampilan Liverpool memang menjadi sorotan pada laga terakhir di Liga Inggris. Liverpool harus membuyarkan mimpi mereka untuk bisa memenangkan big match kontra Liverpool di Emirates Stadium.

Saat itu, Mohamed Salah dan kolega berhasil unggul saat menutup babak pertama dengan skor 1-0 melalui gol yang dicetak oleh Philippe Coutinho. Lalu saat menit ke-53, Salah berhasil menggandakan keunggulan Liverpool menjadi 2-0.

Setelah berhasil unggul 2-0, Arsenal berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2. Hampir mengamankan kemenanga, The Gunners –julukan liverpool– harus kembali melihat gawangnya kembali bobol melalui gol yang dicetak oleh Roberto Firminho.

post image

Berita Bola, Chelsea dan Arsenal Tertarik Boyong Dani Ceballos

Gelandang Real Madrid, Dani Ceballos, dikabarkan ingin meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer Januari 2018. Kini, sang agen pun tengah dalam pembicaraan dengan dua klub papan atas Liga Inggris, Liverpool dan Arsenal.

Pemain berusia 21 tahun itu berniat meninggalkan Los Blancos –julukan Real Madrid– setelah bergabung sekira enam bulan. Ia dibeli raksasa Liga Spanyol itu dari Real Betis dengan mahar 16 juta euro atau sekira Rp257 miliar pada Juli 2017.

Real Madrid memboyong Ceballos karena terkesan dengan penampilannya saat membela Tim Nasional (Timnas) Spanyol di Piala Eropa U-21. Karena ketertarikan tersebut, mereka pun rela menggelontorkan dana yang jauh lebih tinggi dari klausul yang diajukan Real Betis, yakni 15 juta euro atau sekira Rp241 miliar.

Namun, Ceballos akhirnya memutuskan untuk hengkang dari Real Madrid setelah bermain setengah musim. Padahal, penampilan pemain yang lahir di Kota Utrera, Spanyol, itu terbilang apik bersama Real Madrid. Setelah bermain enam kali, Ceballos sudah mencatatkan dua gol.

[ Baca Juga – Tak Selebrasi Setelah Cetak Gol ke Gawang WBA, Redknapp: Lukaku memang Sulit Dipahami ]

Sebagaimana diwartakan Kamus Judi, Ceballos memutuskan hengkang dari Real Madrid karena ingin lebih berkembang. Namun, pihak Madrid kabarnya enggan melepasnya. Mereka hanya akan meminjamkan Ceballos ke tim lain pada musim panas ini. Hal tersebut dilakukan karena Presiden Real Madrid, Florentino Perez, yakin dia bisa berkembang dengan timnya saat ini.

Namun, salah satu media di Spanyol, Diario Gol, mengklaim pihak Los Blancos telah memberikan izin kepada pemain berusia 21 tahun itu. Ia pun akan pergi saat jendela transfer dibuka. Karena itu, saat ini agen Ceballos tengah dalam pembicaraan dengan Liverpool dan Arsenal.

Sebenarnya, tak hanya Liverpool dan Arsenal yang dikabarkan tertarik memboyong Ceballos. Klub papan atas Liga Italia, seperti Inter Milan dan Roma, juga dirumorkan berada dalam radar pemain Timnas U-21 Spanyol itu.

Saat tengah menjadi incaran Madrid dulu, Barcelona juga tertarik mendapatkan jasa pemain berusia 21 tahun itu. Saat itu, Blaugrana –julukan Barcelona– juga telah melakukan pembicaraan dengan sang agen. Namun, mereka akhirnya kalah dalam perebutan Ceballos, karena sang pemain memutuskan berlabuh ke Real Madrid.

post image

Berita Bola, Tak Selebrasi Setelah Cetak Gol ke Gawang WBA, Redknapp: Lukaku memang Sulit Dipahami

Striker Manchester United, Romelu Lukaku, memberikan penampilan apik saat berhadapan dengan West Bromwich Albion (WBA) pada Minggu 17 Desember 2017 malam WIB. Ia mencetak satu gol pembuka Man United ke gawang WBA. Meski begitu, Lukaku enggan melakukan selebrasi setelah mencetak gol tersebut.

Tindakan yang dilakukan Lukaku pun memicu munculnya beragam komentar, salah satunya dari mantan penggawa Tim Nasional (Timnas) Inggris, Jamie Redknapp. Ia mengaku tidak mengetahui alasan pemain berusia 24 tahun itu enggan melakukan selebrasi setelah mencetak gol. Sebab, Redknapp sulit memahami pola pikir Lukaku.

“Ketika dia mendapat operan bola yang benar, dia sangat tak terbendung. Ini adalah sundulan yang bagus, dia hanya menoleh dan mengangguk ke gawang,” ujar Redknapp, sebagaimana dikutip dari Kamus Judi.

Meski begitu, Redknapp tidak menyalahkan keputusan pemain asal Belgia tersebut. Menurutnya, Lukaku memiliki kebebasan untuk melakukan segala hal yang diinginkannya.

Namun, pandit asal Inggris itu mengaku tetap berusaha mencari tahu penyebab Lukaku enggan melakukan selebrasi setelah mencetak gol kala bertandang ke markas WBA, The Hawthorns. Redknapp menduga salah satu penyebabnya adalah kritik yang selama ini dilontarkan kepada Lukaku.

[ Baca Juga – Man United Menang Tipis, Jose Mourinho Akui Ketangguhan West Bromwich Albion ]

Penampilan kurang apik yang ditunjukkan Lukaku dalam beberapa pertandingan terakhir, membuatnya mendapat banyak kritik. Hal inilah yang kemungkinan membuatnya enggan melakukan selebrasi.

“Saya tidak melihat perayaan darinya. Saya tidak akan pernah mengerti. Apakah dia tidak senang dengan kritik yang dia dapatkan? Itu tidak relevan menurut saya,” ungkap Redknapp.

“Anda dibayar dengan jumlah yang besar untuk memberikan kontribusi terhadap permainan Manchester United. Namun, Anda malah tidak membuat perayaan saat mencetak gol. Jika saya menjadi dirinya, saya akan menunjukkan apa pun ketika itu, kemudian pergi dan mencetak gol lagi. Tetapi dia yang berada di sana tidak melakukan selebrasi apa pun. Saya tidak akan pernah mengerti dengannya,” tukas mantan pemain Liverpool itu.

Sebenarnya tidak mengherankan Lukaku tidak melakukan selebrasi. Sebab, Lukaku pernah berseragam The Baggies –julukan WBA– pada 2012-2013. Saat itu Lukaku dipinjamkan Chelsea ke WBA dan mengemas 17 gol dari 35 penampilan di Liga Inggris 2012-2013.

post image

Berita Bola, Man United Menang Tipis, Jose Mourinho Akui Ketangguhan West Bromwich Albion

Manchester United meraih kemenangan kembali di laga pekan ke-18 Liga Inggris 2017-2018. Bertandang ke markas West Bromwich Albion, The Hawthorns, Minggu 17 Desember 2017 malam WIB, Setan Merah –julukan Man United– sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor tipis 2-1.

Pelatih Man United yakni Jose Mourinho mengaku tidak mudah menaklukkan West Bromwich terutama di kandang sendiri. Meski West Bromwich tengah berada di zona degradasi, pelatih berpaspor Portugal itu mengatakan tim tuan rumah pada lagi kali ini begitu kuat dan tidak bisa diremehkan.

“West Brom bisa mencetak gol dalam permainan melawan siapa pun. Mereka benar-benar kuat dan agresif. Mereka dapat menempatkan tim di bawah tekanan, meski kami memiliki penguasaan bola lebih banyak,” ungkap Mourinho, mengutip dari Kamus Judi.

Meski sudah unggul dua gol, Mourinho tetap merasakan was-was. Dua gol milik Setan Merah sendiri berhasil dilesakkan dua pemain andalannya yakni Romelu Lukaku pada menit 27 dan Jesse Lingard menit 35. Tapi keunggulan tersebut memang belum dirasa aman bagi Mourinho.

[ Baca Juga – Kesulitan Kejar Man City, Klopp Targetkan Posisi Kedua di Liga Inggris Musim 2017-2018 ]

Benar saja, pada menit 77, West Bromwich memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak Gareth Barry. Setelah gol tersebut, bukan perkara mudah bagi Mourinho. Pasalnya usai gol balasan, tekanan tim tuan rumah yang diberikan kepada Man United semakin gencar. Beruntung Setan Merah masih bisa mempertahankan keunggulan hingga menit akhir.

“Kami tahu situasi (gol dari mereka) bisa datang tiba-tiba, dan itu pun datang kemudian mengangkat seisi stadion serta memberikan kepercayaan yang tidak mereka miliki sebelumnya. Kami memiliki bola dengan baik dan menyelesaikan permainan tanpa tekanan,” tambahnya.

Dengan hasil ini, Man United masih kukuh di posisi dua klasemen sementara dengan 41 poin. Juan Mata dan kawan-kawan masih tertinggal 11 poin dari Man City yang masih nyaman berada di puncak klasemen. Sementara West Bromwich masih harus berjuang di zona degrdasi dengan menempati posisi 19 dengan 14 poin.

post image

Berita Bola, Kesulitan Kejar Man City, Klopp Targetkan Posisi Kedua di Liga Inggris Musim 2017-2018

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, yakin timnya dapat finis di posisi kedua dalam Liga Inggris musim 2017-2018. Mereka pesimis dapat meraih gelar juara pasalnya, Manchester City berpotensi menyegel kemenangan dengan sukses bertengger di puncak klasemen musim ini.

Man City memang tampil memukau sejauh musim ini. Sebelumnya klub besutan Josep Guardiola tersebut baru saja mencatatkan kemenangan ke-15 nya di kompetisi Liga Inggris usai menumbangkan Swansea City dengan skor 4-0.

Alhasil saat ini The Citizens –julukan Manchester City- sukses memimpin dengan 49 poin yang berarti unggul sebanyak 11 poin dari Manchester United yang menempati posisi kedua dengan 38 poin.

Mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut mengaku bahwa tidak ada lagi pertarungan untuk memperebutkan gelar juara Liga Inggris musim ini. Bahkan perlawanan yang dilakukan Setan Merah –julukan Manchester United – yang tepat berada di posisi kedua dalam klasemen.

“Musim ini tidak ada yang benar-benar berjuang untuk meraih gelar juara. Saya tidak berpikir Man United bisa melakukannya. Kami semua akan mencoba untuk datang sedekat mungkin, tapi jika City tidak memiliki penurunan, maka mereka mungkin akan menjadi pemenangnya,” ujar pelatih berkebangsaan Jerman tersebut, menyadur dari Kamus Judi.

[ Baca Juga – Meski Man United Lebih Pengalaman di Liga Inggris, Ryan Giggs Tetap Waspadai Permainan Impresif Man City ]

“Kami memiliki target yang fantastik dengan menjadi yang terbaik di antara yang lain. Jadi kami mencoba berada di posisi yang terbaik saat ini,” lanjutnya.

Hasil imbang yang diperoleh The Reds –julukan Liverpool- telah membuat klub asal Merseyside tersebut jatuh ke posisi kelima dalam klasemen Liga Inggris. Liverpool memiliki selisih empat poin dibawah Chelsea yang menduduki peringkat ketiga dan tujuh poin dari Man United yang menempati posisi kedua.

Klopp percaya timnya dapat menuai kesuksesan serupa dengan Borussia Dortmund pada musim 2012-2013 yang pernah memecahkan rekor terpaut 25 poin dari Bayern Munich di kompetisi Bundesliga.

“Kami tidak bisa mengejar Man City, seperti halnya tak mampu mengejar Bayern di masa kini. Kami tidak lebih buruk, namun tidak ada satu tim pun dalam kompetisi ini yang unggul sebanyak 25 poin,” tuntasnya.

post image

Berita Bola, Meski Man United Lebih Pengalaman di Liga Inggris, Ryan Giggs Tetap Waspadai Permainan Impresif Man City

Pekan ke-16 Liga Inggris 2017-2018 menyuguhkan duel sengit bertajuk derby Manchester antara Man United melawan Man City. Kedua rival sekota itu bakal bentrok di Stadion Old Trafford, Minggu (10/12/2017) malam WIB.

Man United yang berperan sebagai tuan rumah ingin mendulang poin penuh di hadapan pendukung sendiri. Namun, Man City juga bertekad mengincar kemenangan guna menjaga posisi mereka di puncak klasemen sementara.

Meski demikian, Setan Merah -julukan Man United- tak gentar dengan permainan impresif yang ditunjukkan rival sekotanya tersebut. The Citizens -julukan Man City- memang tak terkalahkan dalam 15 pertandingan Liga Inggris di awal musim ini.

Saat ini, Man City masih memuncaki klasemen sementara dengan mengoleksi 43 poin. Sementara Man United menempel ketat rival sekotanya tersebut di peringkat dua klasemen dan terpaut delapan angka.

Legenda Man United, Ryan Giggs menyebut timnya harus tetap mewaspadai kekuatan Man City. Ia pun mengimbau skuad Setan Merah untuk tetap fokus meraih kemenangan.

[ Baca Juga – Massimiliano Allegri Tegaskan Juventus Siap Hadapi Inter Milan di Derby d’Italia ]

Giggs menilai Man City mengalami banyak perubahan lantaran mendatangkan pelatih top dunia, yakni Josep Guardiola ditambah dengan susunan pemain yang mumpuni. Meski begitu, ia tetap mengatakan Man United lebih besar daripada The Citizens.

Meski demikian, Setan Merah -julukan Man United- tak gentar dengan permainan impresif yang ditunjukkan rival sekotanya tersebut. The Citizens -julukan Man City- memang tak terkalahkan dalam 15 pertandingan Liga Inggris di awal musim ini.

“Tentu saja City bukan klub terbesar di Manchester. Man United memenangkan dua trofi musim lalu, City tidak. Dengan pengeluaran yang mereka lakukan, maka Man City bisa semakin besar. Terlebih mereka punya pelatih top,” ujar Giggs, mengutip dari Kamus Judi.

“Tetapi jika belum meraih trofi, maka Anda tidak bisa membandingkan keduanya. Namun, Man City memang sedang memainkan sepakbola yang luar biasa,” tutupnya.

Saat ini, Man City masih memuncaki klasemen sementara dengan mengoleksi 43 poin. Sementara Man United menempel ketat rival sekotanya tersebut di peringkat dua klasemen dan terpaut delapan angka.

Legenda Man United, Ryan Giggs menyebut timnya harus tetap mewaspadai kekuatan Man City. Ia pun mengimbau skuad Setan Merah untuk tetap fokus meraih kemenangan.

Giggs menilai Man City mengalami banyak perubahan lantaran mendatangkan pelatih top dunia, yakni Josep Guardiola ditambah dengan susunan pemain yang mumpuni. Meski begitu, ia tetap mengatakan Man United lebih besar daripada The Citizens.

1 2